Shopia Minuman Khas Flores

27 Jul 2019
152 times

Florestoday.com, Labuan Bajo - Flores ada sebuah pulau, yang terletak di provinsi Nusa Tenggara Timur. Salah satu yang unik di sana adalah sejenis minuman keras yang nikmat.

Namanya sopi. Sopi diproses secara tradisional. Disadap dari pohon enau. Sopi sebenarnya berasal dari istilah bahasa Belanda, Zoopje, yang berarti alkohol cair. Dari kawan flores bagian barat, mulai dari Kabupaten ngada sampai di kabupaten manggarai barat lebih dikenal dengan nama sopi. Sedangkan kawasan flores bagian tengah dan timur dikenal dengan nama moke atau arak.

Universitas Nusa Cendana (Undana) mendapatkan dukungan dari pemerintah setempat untuk melakukan riset minuman khas NTT yang akan bersaing dengan jenis alkohol daerah lain," kata Gubernur NTT, Viktor Laiskodat saat peluncuran miras Sophia di Kampus Undana, Rabu, 19 Juni 2019. Ia menyebutkan tujuan utama pemberdayaan minuman lokal ini untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. "Untuk keperluan adat juga sudah kami pikirkan ke depan. Hasilnya sesuai permintaan gubernur bahwa harus khas dan berbeda dengan jenis minuman lain," katanya.

Sopi sendiri sudah menjadi tradisi bagi masyarakat flores. Sebuah pesta tanpa sopi, rasanya seperti tak ada pesta. Sopi menjadi daya tarik dan nilai tersendiri untuk sebuah pesta di flores. Biasanya tuan pesta akan menyiapkan berliter-liter sopi. Untuk dihidangkan pada tamunya.

Dalam ritual adat sopi menjadi salah satu menu yang tidak boleh terlewatkan. Pada beberapa tarian daerah, selalu disediakan sopi sebagai perangsang dan penyemangat. Sopi telah menyatu dengan masyarakat flores.

Proses pembuatan sopi boleh dibilang sederhana. Air hasil sadapan dari mayang enau yang telah diiris, getahnya ditampung dalam sebuah wadah dari bambu. Biasanya, getah ini ditunggu hingga terkumpul dari pagi sampai sore. Ataupun sebaliknya. Lalu, getah-getah ini dimasak dalam periuk tanah. Hasil uapan disalurkan lewat alat sederhana yang terbuat dari bambu. Hasil uap tersebut yang nantinya akan kembali jadi air dan menghasilkan sopi.

Proses masaknya biasanya sehari. Kalau proses penyadapan nya itu dua minggu. Namun, seluruh proses tergantung pada cuaca. Jika sering hujan, pengumpulan air sadapan akan lebih lama. Total, prosesnya memakan waktu sekitar ±10 harian, mulai dari awal menyadap sampai mengemas di botol.

Sopi yang berkualitas sedang biasanya hanya diuapkan satu kali. Sedangkan, sopi yang berkualitas bagus, diuapkan dua kali. Hasil uapan pertama, kemudian diuapkan lagi. Sopi yang diuapkan satu kali, kadar alkohol nya sekitar 30% sedangkan sopi yang diuapkan dua kali kadar alkohol nya lebih tinggi. Masyarakat menyebutnya BM (Bakar Menyala), lantaran bisa terbakar kalo didekatkan pada api.

Bila anda dalam perjalanan ke flores. Mampirlah untuk minum barang seteguk dua. Dijamin rasanya yang lezat dan nikmat akan membuat anda ketagihan. Harganya pun bisa dibilang murah. Berkisar dari Rp. 10.000 sampai Rp. 50.000 tergantung dari kualitas yang ditawarkan *(Red)

Rate this item
(1 Vote)

Tentang Kami

Sejak tahun 2015 dengan Motto "Explore The Beauty Of Flores" www.florestoday.com berdiri dan berpartisipasi sebagai sarana penyebar informasi, penjalin persatuan bangsa, merawat demokrasi untuk mendukung pembangunan yang dilaksanakan  oleh pemerintah bersama seluruh warga negara.

Kemajuan dan kesejahteraan akan semakin mudah kita capai jika kerjasama diantara kita dapat terjalin dengan baik.

Kontak Info

Jl. Reklamasi No 8 Kampung Ujung, Labuan Bajo, 

Kec. Komodo, Labuan Bajo,
Manggarai Barat, NTT – Indonesia.
Telp: +6238541736,

Mobile/Whatsapp: 0811922368

Email: redaksi@florestoday.com

Photo Gallery