BPN Labuan Bajo Siap Percepat Urusan Tanah

19 Jul 2019
294 times

florestoday.com, Labuan Bajo - Badan Pertanahan Nasional (BPN) wilayah Labuan Bajo hadir di tengah -tengah masyarakat berkaitan dengan akses upaya perdayaan kemampuan masyarakat untuk mendapatkan modal, melalui bentuk pelayanan seperti menerbitkan sertifikat aset berupa tanah.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat Labuan Bajo.

Masyarakat sebetulnya sudah memiliki aset berupa bidang tanah, namun aset tersebut tidak bisa diperdayakan karena belum memiliki payung hukum atau sertifikat. Hal ini tentu menjadi tugas dan kewajiban Badan Pertanahan Nasional seperti yang telah diatur Kementerian Agraria.

florestoday.com kemudian menemui Kepala BPN Made Anom di kantor BPN Labuan Bajo, untuk meminta tanggapan mengenai aset tanah warga, yang belum memiliki payung hukum tersebut pada Kamis (18/7).

"BPN punya kegiatan setiap tahunnya yakni, kalau dulu istilahnya Prona yang sekarang istilahnya PTSL." ujar Kepala BPN Labuan Bajo, Made Anom.

Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau yang biasa disebut PTSL adalah sebuah program yang berhasil dibuat oleh Pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum atas hak atas tanah yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia.

Tujuan program ini ialah memberikan kemampuan dan kemudahan warga untuk akses mendapatkan modal. Namun, setiap warga yang hendak mengajukan atau mendaftarkan tanah ke Badan Pertanahan Nasional (BPN), agar tanah tersebut sedang tidak bermasalah. Hal ini bertujuan agar pengurusannya tidak lama. Cepat lambatnya pengurusan penerbitan tersebut tergantung apakah tanah tersebut ditemukan bermasalah atau tidak. BPN kemudian akan mengurusinya dengan cepat, jika tanahnya tidak bermasalah, sedangkan bagi tanah yang masih bermasalah, tetap akan dipetakan, namun tidak menerbitkan sertikat.

"Ini adalah program strategis Presiden bahwa seluruh bidang tanah di indonesia untuk disertifikatkan. Kita di Manggarai Barat sudah bebeberapa tahun kita lakukan, tahun ini sudah berjalan" katanya

Made Anom menyebut kegiatan ini sedang berlangsung di lapangan, seperti di Desa Nggorang, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat sedang berjalan 1000 bidang tanah yang akan sertifikatkan

Untuk target 2020 mendatang, Kepala BPN menyatakan bahwa hal tersebut tergantung target dari provinsi, maka BPN akan mengeksekusi. Biasanya, Provinsi akan melihat dari sumber daya manusia maupun perlengkapan peralatannya untuk menjadi persayaratan penerbitan sertifikat.

"Tahun lalu di manggarai barat agak lumayan, kita bisa dapat 2000 bidang tanah yang bisa disertifikatkan dalam bentuk Prona. Dan wilayah yang mendapatkan bantuan tersebut yakni di beberapa Desa di kecamatan Lembor. Sementara tahun ini yang mendapat bantuan PTSL adalah Desa Nggorang yakni 1000 bidang tanah." ujarnya.

BPN juga mengajak para peserta yang ingin menerbitkan sertifikat hendaknya datang sendiri ke kantor BPN Labuan bajo,tidak sedang menggunakan pihak lain atau yang disebut Calo. Jika peserta tidak mengetahui syarat mengajukan sertifikat, maka silahkan lansung ke kantor BPN Labuan Bajo yang berada di Jalan Batu Cermin, Komodo, Batu Cermin, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

Reporter: Benny

Editor: Sabrina

Rate this item
(1 Vote)

Tentang Kami

Sejak tahun 2015 dengan Motto "Explore The Beauty Of Flores" www.florestoday.com berdiri dan berpartisipasi sebagai sarana penyebar informasi, penjalin persatuan bangsa, merawat demokrasi untuk mendukung pembangunan yang dilaksanakan  oleh pemerintah bersama seluruh warga negara.

Kemajuan dan kesejahteraan akan semakin mudah kita capai jika kerjasama diantara kita dapat terjalin dengan baik.

Kontak Info

Jl. Reklamasi No 8 Kampung Ujung, Labuan Bajo, 

Kec. Komodo, Labuan Bajo,
Manggarai Barat, NTT – Indonesia.
Telp: +6238541736,

Mobile/Whatsapp: 0811922368

Email: redaksi@florestoday.com

Photo Gallery