Hewan Purba Komodo, Tak Lekang Oleh Waktu Featured

Hewan Purba Komodo, Tak Lekang Oleh Waktu florestoday.com/Sabrina Hutajulu

florestoday.com, Labuan Bajo - Setelah resmi masuk ke dalam New 7 Wonders of Nature pada 2012 lalu, Pulau Komodo yang terletak di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, kini menjadi magnet utama kehadiran para wisatawan berkunjung ke Indonesia, khusunya Labuan Bajo.

Diresmikan oleh Presiden kedua Republik Indonesia, Soeharto pada 3 Juni 1988, Pulau Komodo menyimpan keajaiban yang tak akan ditemukan di tempat lain.

Jurnalis florestoday.com, mendapat kesempatan untuk berkunjung ke Pulau Komodo. Waktu perjalanan dari Labuan Bajo menuju Komodo menggunakan speedboad ditempuh kurang lebih 40 menit.

Ayo Jalan-jalan ke Komodo!

Setibanya di tempat ini, pegunjung dikenakan biaya masuk sebesar Rp. 150.000 per orang, kemudian pengunjung akan ditemai oleh polisi hutan atau Ranger. Tugas Ranger selama perjalanan ialah melindungi wisatawan saat trekking ke dalam hutan. Ranger ini sudah sangat terlatih untuk membaca gerak-gerik Komodo jika terjadi hal yang tak diinginkan saat trekikking berlangsung.

Ada benda khusus yang tak pernah lepas dari tangan para Ranger, yakni tongkat pemandu yang akan menjaga pengunjung, serta untuk menjaga dirinya sendiri dari serangan komodo.

Baca juga: Melihat Keajaiban Gua Rangko

Tongkat kayu tersebut panjang dan menyerupai huruf 'Y' pada salah satu ujungnya. Bentuk huruf 'Y' akan menjadi penghalang bagi komodo yang jika sewaktu-waktu menyerang. Komodo menyerang mangsa dengan membuka mulutnya, mengigitnya dan melepaskan liur yang mengandung 60 bakteri berbahaya untuk membuat mangsa tak berdaya.

Saat trekking di hutan, pengunjung sebaiknya tidak ribut dan tidak bersuara keras. Komodo sangat peka dengan berbagai bunyi di sekitarnya. Bunyi apa saja yang didengarnya membuat komodo bergerak dan berjalan mengejar dimana bunyi itu berasal. Sebaiknya selama berwisata, handphone dalam keadaan diam. Juga bagi kaum perempuan yang sedang datang bulan untuk memperhatikan dengan baik, sebab, binatang ini sangat peka mencium bau darah.

Explore the Beauty of Flores with RRI Bahari Speedboat

Selama trekking di hutan, pengunjung akan diperlihatkan tempat komodo bertelur, tempat tersebut sangat sensitf dan pengunjung dilarang untuk mendekati sarang telur komodo. Selain itu, banyak hewan lain yang bisa dilihat seperti aneka burung, ayam hutan, hingga berbagai jenis tanaman.

jurnalis florestoday.com beruntung, karena selama trekking, 5 komodo muncul di depan mata dengan ukuran yang berbeda, mulai dari anak komodo hingga sang betina.

Explore the Beauty of Flores with White Pearl Phinisi

Pengalaman masuk ke Pulau Komodo sungguh mendebarkan, namun hal tersebut yang tidak akan didapat di tempat lain dimanapun. Labuan Bajo sungguh beruntung menjadi tempat habitat hewan purba yang telah ada sejak 400 juta tahun lalu ini, diharapkan semua pihak tetap menjaga dan melestarikan hewan purba komodo yang kini telah menjadi satu dari tujuh keajaiban dunia. (Sabrina)

Rate this item
(1 Vote)

Tentang Kami

Sejak tahun 2015 dengan Motto "Explore The Beauty Of Flores" www.florestoday.com berdiri dan berpartisipasi sebagai sarana penyebar informasi, penjalin persatuan bangsa, merawat demokrasi untuk mendukung pembangunan yang dilaksanakan  oleh pemerintah bersama seluruh warga negara.

Kemajuan dan kesejahteraan akan semakin mudah kita capai jika kerjasama diantara kita dapat terjalin dengan baik.

Kontak Info

Jl. Reklamasi No 8 Kampung Ujung, Labuan Bajo, 

Kec. Komodo, Labuan Bajo,
Manggarai Barat, NTT – Indonesia.
Telp: +6238541736,

Mobile/Whatsapp: 0811922368

Email: redaksi@florestoday.com

Photo Gallery