Wabup Manggarai: STKIP Ruteng Harus Buka Diri Featured

06 Oct 2016
236 times
Wisuda STKIP Ruteng tahun 2016 (Foto; Adrianus Aba) Wisuda STKIP Ruteng tahun 2016 (Foto; Adrianus Aba)

Ruteng, Flores Today -  Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) St Paulus Ruteng diminta agar membuka diri pada pihak luar, khususnya masyarakat di daerah Manggarai Raya (Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur).

Permintaan tersebut disampaikan Viktor Madur, Wakil Bupati (Wabup) Manggarai saat menyampaikan sambutan pada acara wisuda sarjana STKIP Ruteng, Sabtu (1/10). Tahun anggaran 2015/2016 Sekolah Tinggi ini mewisudakan 631 lulusan dari empat program studi.

“Saya berharap STKIP St Paulus semakin mematangkan diri dengan cara melapangkan jalan bagi lahirnya dialog dan keterbukaan dengan masyarakat,” pinta Madur dalam acara yang berlangsung di aula Gereja Katedral Ruteng itu..

Menurutnya, dialog dan keterbukaan penting dilakukan agar masyarakat luas menimbulkan rasa memiliki atas lembaga perguruan tinggi yang berada di pusat kota Ruteng ini. Jika masyarakat Manggarai Raya sudah memiliki rasa peduli, maka pasti dengan mudah mereka berpartisipasi aktif memberikan ide demi kemajuan pendidikan.

Ia menambahkan, manfaat lain jika membuka diri dengan masyarakat umum ialah akan bersemi masyarakat intelektual yang demokratis. Sebab, demokrasi tanpa intelek akan bersifat statis dan tak mampu membawa pembaharauan.

“Sebaliknya, intelek tanpa demokrasi akan menjurus pada pendewaan terhadap ilmu dengan mengabaikan kearifan lokal yang sesungguhnya dapat dipetik intisarinya dalam mendukung kemajuan bangsa,” tegas Wabup yang berpasangan dengan Deno Kamelus itu.

Terpisah, Hedwig Pahul, salah seorang wisudawati yang meraih predikat Cum Laude  menegaskan, STKIP Ruteng hendaknya memprioritaskan output bukan hanya pencari kerja tetapi wajib dididik untuk menciptakan lapangan kerja. Kata dia, kampus itu wajib peka dengan perkembangan teknologi dan zaman modern yang semakin meminimalisasi peran manusia.

“STKIP (Ruteng) harus menjadi faktor penting bagi kenaikan kesejahteraan masyarakat. Jadi pendidikan tambahan di luar jurusan perkuliahan harus ditingkatkan seperti kewirausahaan atau pendidikan-pendidikan di organisasi ekstra kampus,” ujar Hedwig kepada Flores Today di sela-sela kegiatan pelantikan wisudawan.

Menurut mantan mahasiswi Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris itu, STKIP Ruteng wajib memiliki strategi handal agar para lulusannya tidak bakal menganggur. Misalnya, ia menyebut, kampus harus membuka diri untuk mendukung mahasiswa yang memilih pendidikan di organisasi kaderisasi luar.

“Ini bisa dipilahkan, yaitu harus ikut organisasi pendidikan dan kaderisasi yang benar-benar memberikan nilai tambahan sebagai bekal setelah lulus dari kampus. Sehingga, jika lapangan kerja sebagai guru tidak tersedia, maka bisa dengan mudah mencari alternatif pekerjaan lain,” katanya.

Sementara itu, Yohanes Servatius Boy Lon, Ketua STKIP Ruteng menegaskan, dirinya sangat yakin para lulusan kampus itu mampu menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.

“Kami yakin dengan menggunakan Toga pantas disebut sebagai cendekiawan. Dengan begitu ia mampu mentransformasikan kekerasan, membangun budaya damai, dan bisa menjauhkan radikalisme,” kata Jhon saat membawakan sambutan dalam acara tersebut. (Ardy)

Rate this item
(0 votes)

NewsLine is a full functional magazine news for Entertainment, Sports, Food website. Here you can get the latest news from the whole world quickly.

Kontak Info

Flores Today

Jl. Reklamasi No 8 Kampung Ujung, Labuan Bajo,
Kec. Komodo, Labuan Bajo,
Manggarai Barat, NTT – Indonesia.
Telp: +6238541736
Email: admin@florestoday.com / florestodaynews@gmail.com

Photo Gallery