Mengenal filosofi “Compang” Orang Mbehal

Compang di Mbehal Kec.Boleng, tempat khusus untuk persembahan yang letaknya di tengah kampung / Foto :Yon-04/florestoday.com Compang di Mbehal Kec.Boleng, tempat khusus untuk persembahan yang letaknya di tengah kampung / Foto :Yon-04/florestoday.com

FLORESTODAY.COM, Labuan Bajo - Terdapat lima pusaran filosofi kehidupan orang Manggarai yang berpaut dengan compang, yakni mbaru bate ka’eng (rumah tempat tinggal), uma bate duat (kebun tempat bekerja dan menghasilkan panenan), natas bate labar (lapangan bermain), wae bate teku (sumber air untuk ditimba) dan compang mbate takung (tempat persembahan).

Di kabupaten Manggarai Barat (Mabar) sendiri, ada salah satu kampung yang sampai saat ini masih menyimpan nilai tradisi dari nenek moyang, tepatnya di kampung Mbehal, Desa Pota Wangka, Kecamatan Boleng, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Obati kerusakan pada mesin kendaraan anda di Surya Jaya Moto Bajo. Menerima antar jemput kendaraan Anda. Info lebih lanjut hubungi: 081338892519, atau datang langsung ke Jalan Trans Flores, Desa Gorontalo, Labuan Bajo, NTT (Depan Pertamina Pasar Baru)

Compang menjadi simbol kekuatan persatuan dan jembatan relasi antara hubangan manusia dan dunia roh. Ritual yang di lakukan di Compang Mbehal dilakukan pada saat membuka kebun baru atau randang lingko, pesta adat syukuran hasil panen atau baro wali'is (Bahasa Mbehal), atau Penti dalam bahasa Manggarai.

Dalam upacara itu, biasanya di lakukan di mbaru gendang atau rumah adat kemudian dilanjutkan dengan membuat upacara adat di mata air dan kebun.

Tokoh masyarakat Boleng, Bonaventura Abunawan kepada florestoday.com Senin (5/11/2019) mengaku, pada tahun 2015 lalu, pernah dilakukan ritual adat sekaligus syukuran atas berdiri kembalinya rumah adat (Mbaru Gendang) dan pada tahun 2018 di kampung Mbehal ada upacara caci dan potong kerbau buleng dengan liluk compang.

Ayo Jalan-jalan ke Komodo! Pesan Sekarang!

“Rangkaian acara itu di mulai dari Compang dan Mbaru gendang, kemudian diiringi liluk atau nyanyian bersyair adat memutari batu compang sebelum kerbau buleng  di potong sebagai ungkapan persembahan pada leluhur” tutup Bonaventura (YON-04/PAH-01)*

Rate this item
(2 votes)

Tentang Kami

Sejak tahun 2015 dengan Motto "Explore The Beauty Of Flores" www.florestoday.com berdiri dan berpartisipasi sebagai sarana penyebar informasi, penjalin persatuan bangsa, merawat demokrasi untuk mendukung pembangunan yang dilaksanakan  oleh pemerintah bersama seluruh warga negara.

Kemajuan dan kesejahteraan akan semakin mudah kita capai jika kerjasama diantara kita dapat terjalin dengan baik.

 

Anggota Media Online Indonesia

Kontak Info

Jl. Reklamasi No 8 Kampung Ujung, Labuan Bajo, 

Kec. Komodo, Labuan Bajo,
Manggarai Barat, NTT – Indonesia.
Telp: +6238541736,

Mobile/Whatsapp: 0811922368

Email: redaksi@florestoday.com

Photo Gallery