Pendampingan UMKM di era 4.0 Masih Sangat Perlu !

Ketua Umum Ikatan Ukmbisnis Indonesia Ir Jarot Trisunu, / Foto : Istimewa Ketua Umum Ikatan Ukmbisnis Indonesia Ir Jarot Trisunu, / Foto : Istimewa

FLORESTODAY.COM, Labuan Bajo - Timbulnya beragam permasalahan sangat berkaitan erat dengan keberadaan fasilitator dalam mendampingi UMKM. Minimnya bimbingan menjadikan UMKM sulit untuk berkembang karena faktor tersebut diatas. Dengan kata lain, kemajuan UMKM sangat ditentukan oleh besar kecilnya peran pendamping di lapangan.

Berdasarkan pengamatan dan pengalaman dalam memberikan konsultasi atau pendampingan, terdapat beberapa jenis kendala atau permasalahan yang sering dikeluhkan oleh UMKM, seperti Kualitas sumber daya manusia UMKM yang masih rendah serta minimnya pengetahuan dan kompetensi kewirausahaan mengakibatkan rendahnya produktivitas usaha dan tenaga kerja. Hal tersebut juga  tampak pada ketidakmampuan mereka dalam hal manajemen usaha, terutama dalam hal tata tertib pencatatan atau pembukuan.

“Banyak UMKM yang belum memiliki badan hukum yang jelas. Sebagian UMKM juga kurang memiliki pengetahuan tentang aspek legalitas dan perizinan, termasuk persyaratan yang harus dipenuhi dan prosedur yang ditempuh dalam proses pengurusannya”, Demikian kata Jarot Trisunu kepada florestoday.com, Rabu (11/12/2019).

Kurangnya inovasi produk UMKM menurutnya, dinilai masih kurang menguasai teknologi, manajemen, informasi dan pasar. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut, lanjut Jarot UMKM memerlukan biaya yang relatif besar, apalagi jika dikelola secara mandiri.

Baca juga: Perlunya Tenaga Ahli Sanitasi bagi Kesehatan Lingkungan

Dikatakannya, UMKM juga menghadapi kendala dalam hal  akses permodalan dan pendanaan. Akibatnya, UMKM kesulitan dalam meningkatkan kapasitas usaha atau mengembangkan produk-produk yang mampu bersaing.

Baca juga: Anggota DPRD PAN NTT Sesalkan Kondisi Ruangan Kelas Rusak Parah

“Sebagian besar UMKM belum cukup tersentuh oleh pelayanan lembaga keuangan formal (bank). Sehingga tidak sedikit dari UMKM terpaksa memanfaatkan jasa lembaga keuangan mikro yang tradisional -meskipun dengan beban dan resiko yang cukup memberatkan demi mempertahankan kelangsungan hidup usahanya”, ungkap Ketua Umum Ikatan Ukmbisnis Indonesia itu.

Baca Juga : Explore the Beauty of Flores with RRI BAHARI Speed Boat

Selain itu, kurangnya tenaga pendamping di lapangan menyebabkan banyak UMKM yang belum tersentuh layanan konsultasi dan pendampingan. Dengan demikian, sangat dibutuhkan kehadiran lembaga pengembangan bisnis untuk memfasilitasi pelaku UMKM dan memberikan layanan sesuai kebutuhan mereka.

“Juga karena luasnya wilayah Indonesia dan tersebarnya UMKM dipelosok-pelosok daerah yang banyak tidak terjangkau oleh pembimbing UMKM”,Tutup Jarot Trisunu.(PAH-01)

Rate this item
(1 Vote)

Tentang Kami

Sejak tahun 2015 dengan Motto "Explore The Beauty Of Flores" www.florestoday.com berdiri dan berpartisipasi sebagai sarana penyebar informasi, penjalin persatuan bangsa, merawat demokrasi untuk mendukung pembangunan yang dilaksanakan  oleh pemerintah bersama seluruh warga negara.

Kemajuan dan kesejahteraan akan semakin mudah kita capai jika kerjasama diantara kita dapat terjalin dengan baik.

 

Anggota Media Online Indonesia

Kontak Info

Jl. Reklamasi No 8 Kampung Ujung, Labuan Bajo, 

Kec. Komodo, Labuan Bajo,
Manggarai Barat, NTT – Indonesia.
Telp: +6238541736,

Mobile/Whatsapp: 0811922368

Email: redaksi@florestoday.com

Photo Gallery