BKKBN NTT Gandeng Kepala Desa pada Program KKBPK Featured

05 Nov 2019
126 times
BKKBN NTT Gandeng Kepala Desa pada Program KKBPK (Foto. dok. Florestoday.com)

FLORESTODAY.COM, Labuan Bajo - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) adalah Lembaga Pemerintah Nonkementerian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Kesehatan. BKKBN mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan kependudukan (KKBPK).

Ayo Jalan-jalan ke Komodo!

KKBPK di Manggarai Barat dinilai kurang optimal dan ditenggarai belum efektifnya advokasi dan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) sehingga BKKBN menggelar sosialisasi Advokasi dan KIE program KKBPK Bagi Pemangku Kebijakan. Kegiatan yang dihadiri oleh sejumlah kepala dinas, camat, ratusan kepala desa dan pejabat desa itu berlangsung pada Selasa (5/11/2019) di St. Ignasius Loyola, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Dalam sambutan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat yang dubacakan oleh Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch. Dulla menegaskan bahwa pemangku kebijakan ditingkat kecamatan, tingkat desa maupun tingkat keluarahan agar mendorong kebijakan keberpihakan terhadap perkembangan sumber daya masyarakat.

"Desa harus memiliki data dan grafik pengembangan masyarakatnya agar pemerintah dapat memantau", tandas bupati Gusti mengutip sambutan Gubernur VBL.

 

Obati kerusakan pada mesin kendaraan anda di Surya Jaya Moto Bajo. Menerima antar jemput kendaraan Anda. Info lebih lanjut hubungi: 081338892519, atau datang langsung ke Jalan Trans Flores, Desa Gorontalo, Labuan Bajo, NTT (Depan Pertamina Pasar Baru)

 

Kepala Perwakilan BKKBN NTT, Marianus Mau Kuru, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi itu bertujuan untuk membangun kordinasi bersama pemangku kebijakan. Pemangku kebijakan yang dimaksud adalah camat, kepala desa dan lurah.

"Mereka dijadikan sasaran karena masyarakat yang kita bangun itu ada di tingkat bawah karena mereka yang lebih dekat dan mengetahui kondisi riil", terangnya kepada Florestoday.com.

 

 

Dia berharap agar kepala desa memahami program KKBPK secara baik karena kepala desa merupakan pelaksana program KKBPK di desa. Selain itu, dia menambahkan sebaiknya desa membuat peraturan desa untuk perlindungan perempuan.

"menghargai hak asasi perempuan, kepedulian terhadap ibu hamil agar tidak menjadi korban kematian gagal gizi", tutupnya. (YER-05)

Rate this item
(1 Vote)

Tentang Kami

Sejak tahun 2015 dengan Motto "Explore The Beauty Of Flores" www.florestoday.com berdiri dan berpartisipasi sebagai sarana penyebar informasi, penjalin persatuan bangsa, merawat demokrasi untuk mendukung pembangunan yang dilaksanakan  oleh pemerintah bersama seluruh warga negara.

Kemajuan dan kesejahteraan akan semakin mudah kita capai jika kerjasama diantara kita dapat terjalin dengan baik.

 

Anggota Media Online Indonesia

Kontak Info

Jl. Reklamasi No 8 Kampung Ujung, Labuan Bajo, 

Kec. Komodo, Labuan Bajo,
Manggarai Barat, NTT – Indonesia.
Telp: +6238541736,

Mobile/Whatsapp: 0811922368

Email: redaksi@florestoday.com

Photo Gallery