Bupati Ingin Masyarakat TNK Memiliki Industri Pariwisata Featured

Bupati Mabar, Agustinus Ch. Dula Bupati Mabar, Agustinus Ch. Dula Foto: Istimewa

FLORESTODAY.COM, Labuan Bajo - Rencana Badan Otoritas Pariwisata Labuan Bajo-Flores untuk berinvestasi di Taman Nasional Komodo (TNK) ditolak oleh berbagai lapisan masyarakat.

Selain dikhawatirkan dapat merusak ranah konservasi, investasi yang dilakukan di TNK juga dikhawatirkan tidak berorientasi kepada rakyat lokal, sehingga tidak memberi dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat di TNK.

Ayo! Jalan-jalan ke Komodo!

Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula mengatakan, pemerintah tentu telah membagi antara ranah konservasi dan ranah investasi. Dimana ranah konservai tersebut harus bebas dari aktivitas manusia, kecuali untuk penelitian maupun pendidikan.

PASANG IKLAN DI FLORESTODAY.COM, EMAIL KE: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Selanjutnya Bupati Dula juga menambahkan, jika dibangun rest area maupun home stay di TNK, maka akan berdampak positif seperti melindungi pulau dari kebakaran hingga hilangnya terbumbu karang.

Baca Juga: Pro Kontra Investasi di TNK, Ini Penjelasan BOP-LBF

"Mereka harus hadir dengan internet, hadir dengan CCTV, supaya mudah memantau hal hal yang merusak lingkungan." ujar Bupati saat dihubungi florestoday.

Keinginan BOPLBF untuk membangun desa wisata berbasis ecotourism di TNK, ialah untuk memperkenalkan kepada wisatawan bahwa Pulau Komodo bukanlah pulau kosong tak berpenghuni, melainkan ada ratusan kepala keluarga yang menggantungkan hidup di pulau tersebut.

Explore the Beauty of Flores with White Pearl Phinisi

"Yang jelas konsepnya bagaimana kita mengelola Taman Nasional Komodo dengan standar kelas dunia, yang menjamin konservasi dan kesejahteraan masyarakat di dalamnya." ujar ketua BOPLBF Shana Fatina saat dihubungi di tempat terpisah.

Baca juga: BOPLBF Pastikan Konservasi dan Kesejahteraan Masyarakat di TNK Terjamin

Para masyarakat di TNK selama ini umumnya bekerja sebagai pedagang, pemahat, serta ranger (pawang komodo). Diharapkan dengan adanya kehadiran investasi di TNK, dapat membuat kehidupan masyarakat komodo lebih meningkat, seperti memiliki home stay.

"Kebetulan juga, mereka yang ada di pulau komodo itu, mereka merupakan penjaga-penjaga komodo, sehingga jika dibangun industri pariwisata, saya rasa penting, supaya mereka juga punya gaya-gaya kehidupan, memiliki industri pariwisata, memiliki homestay, yang penting konservasi tanggung jawab bersama." tandas Bupati Dula. (Sab)

Rate this item
(3 votes)

Tentang Kami

Sejak tahun 2015 dengan Motto "Explore The Beauty Of Flores" www.florestoday.com berdiri dan berpartisipasi sebagai sarana penyebar informasi, penjalin persatuan bangsa, merawat demokrasi untuk mendukung pembangunan yang dilaksanakan  oleh pemerintah bersama seluruh warga negara.

Kemajuan dan kesejahteraan akan semakin mudah kita capai jika kerjasama diantara kita dapat terjalin dengan baik.

 

Anggota Media Online Indonesia

Kontak Info

Jl. Reklamasi No 8 Kampung Ujung, Labuan Bajo, 

Kec. Komodo, Labuan Bajo,
Manggarai Barat, NTT – Indonesia.
Telp: +6238541736,

Mobile/Whatsapp: 0811922368

Email: redaksi@florestoday.com

Photo Gallery