Kenali Penyakit Yang Mengintai di Musim Hujan Featured

Ilustrasi kesehatan Ilustrasi kesehatan (Foto. dok. Florestoday.com)

FLORESTODAY.COM, Labuan Bajo - Musim hujan adalah musim dimana curah hujan terjadi lebih sering daripada biasanya. Musim hujan hanya terjadi di wilayah-wilayah beriklim tropis seperti Indonesia. Secara meteorologi, musim hujan dapat terjadi lebih cepat atau lebih lambat dari rata-rata musim hujan di wilayah tersebut, atau tidak menentu berdasarkan kondisi iklim global.

Menurut dokter Jati Satriyo seperti dikutip doktersehat.com pada Kamis (9/1/2019), penyakit yang sering terjadi di musim hujan adalah batuk, pilek, demam, influenza, diare, demam tifoid, dan leptospirosis. Berikut ini adalah penjelasannya.

Ayo! Jalan-jalan ke Komodo!

1. Batuk dan Pilek

Penurunan suhu secara drastis di musim hujan membuat sistem kekebalan menurun sehingga tubuh lebih mudah terpapar virus atau bakteri yang menyebabkan batuk dan pilek. Penyebab batuk dan pilek yang paling umum adalah rhinovirus, yaitu infeksi virus yang menyebar melalui udara.

 

2. Influenza

Influenza adalah penyakit yang disebabkan karena infeksi virus flu. Gejala influenza adalah pilek, batuk, demam, sakit kepala, dan nyeri tubuh. Influenza juga termasuk salah satu penyakit yang sering terjadi di musim hujan.

 

3. Demam Tifoid

Demam tifoid adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri salmonella typhi yang dipaparkan melalui air, minuman, dan makanan yang terkontaminasi oleh tinja manusia.

Di musim hujan, kemungkinan paparan salmonella typhi semakin tinggi misal dari kontaminasi tinja yang terbawa genangan air atau banjir lalu tidak sengaja dipaparkan ke makanan atau minuman.

 

4. Leptospirosis

Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira interrogans yang dipaparkan melalui urine tikus. Risiko terkena penyakit leptospirosis sangat tinggi karena kemungkinan urine tikus yang terkontaminasi di aliran air hujan, genangan, atau banjir.

 

5. Demam Dengue

Demam dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh paparan infeksi virus dengue dari nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk Aedes aegypti berisiko berkembang lebih banyak di musim hujan dari wadah penampungan air, saluran air, dan wadah kosong lainnya yang digenangi oleh air hujan lalu menjadi media bibit Aedes aegypti berkembang biak.

Sementara penyakit yang sering terjadi di musim hujan yang paling parah adalah DBD. DBD atau demam berdarah dengue adalah kondisi yang lebih parah dari demam dengue, yaitu ketika gejala demam dengue disertai dengan kebocoran plasma. (SAB-02/hellosehat)

Rate this item
(1 Vote)

Tentang Kami

Sejak tahun 2015 dengan Motto "Explore The Beauty Of Flores" www.florestoday.com berdiri dan berpartisipasi sebagai sarana penyebar informasi, penjalin persatuan bangsa, merawat demokrasi untuk mendukung pembangunan yang dilaksanakan  oleh pemerintah bersama seluruh warga negara.

Kemajuan dan kesejahteraan akan semakin mudah kita capai jika kerjasama diantara kita dapat terjalin dengan baik.

 

Anggota Media Online Indonesia

Kontak Info

Jl. Reklamasi No 8 Kampung Ujung, Labuan Bajo, 

Kec. Komodo, Labuan Bajo,
Manggarai Barat, NTT – Indonesia.
Telp: +6238541736,

Mobile/Whatsapp: 0811922368

Email: redaksi@florestoday.com

Photo Gallery