Hidup Sehat Dengan Kurangi Makan Gorengan Featured

Hidup Sehat Dengan Kurangi Makan Gorengan (Foto. dok. Florestoday.com)

FLORESTODAY.COM, Labuan Bajo - Gorengan dikenal sebagai makanan seribu satu umat. Di berbagai daerah, gorengan menjadi camilan favorit saat sedang beraktivitas, seperti bekerja di kantor, menonton tv atau sebagai penganan untuk menemani perjalanan.

Gorengan biasanya memiliki tekstur yang renyah, sehingga akan terasa garing dan nagih ketika digigit. Akan tetapi, perlu Anda ketahui bahwa ada beragam risiko yang mengintai jika sering makan gorengan. Apa saja, ya?

Ayo Jalan-jalan ke Komodo!

 

1. Kualitas Minyak

Tidak semua gorengan yang Anda makan selalu dimasak dengan minyak baru atau yang belum pernah dipakai sebelumnya. Mungkin pernah atau bahkan sering, Anda makan gorengan dari minyak yang sudah dipakai berulang kali.

Baca juga: Manfaat Yang Kamu Dapat Jika Banyak Minum Air Putih

Akibatnya, residu minyak yang masuk ke dalam tubuh akan membentuk senyawa serta radikal bebas yang berbahaya bagi kesehatan. Semakin sering minyak digunakan, semakin rendah pula tingkat smoke point yang dimilikinya sehingga memudahkan munculnya senyawa yang membahayakan tubuh.

 

2. Menambah Asupan Lemak Trans

Ada dua jenis lemak trans. Pertama, lemak trans alami yang hadir dalam jumlah sedikit di dalam makanan, seperti daging dan produk susu. Kedua, lemak trans buatan yang terbentuk ketika lemak jenuh melalui proses hidrogenasi, yang muncul saat makanan digoreng pada suhu tinggi.

Explore the Beauty of Flores with White Pearl Phinisi. Book Now!

Namun, penting untuk membedakan jenis lemak trans alami yang memang sudah ada di dalam makanan, dan lemak trans buatan yang terbentuk dari hasil pemanasan minyak pada suhu tinggi. Sejauh ini, lemak trans alami dalam makanan belum terbukti memiliki efek buruk bagi kesehatan yang sama seperti lemak trans buatan dalam gorengan.

 

3. Mengandung Banyak Minyak

Salah satu alasan mengapa gorengan yang Anda makan terasa gurih saat dimakan, mungkin karena tepung berbumbu yang digunakan sebagai pelapis. Namun tahukah Anda, kalau tepung tersebut bisa menyumbang lemak dalam jumlah banyak ke dalam gorengan?

Baca Juga: Tampil Percaya Diri Dengan Gigi Sehat Putih Alami

Ya, sifat menyerap minyak yang dimiliki oleh tepung menjadikan bagian tepung di gorengan mampu menyimpan banyak minyak setelah melalui proses penggorengan. Selain itu, semakin lama suatu makanan digoreng maka akan semakin banyak pula jumlah minyak yang terserap ke dalamnya.

 

4. Meningkatkan Risiko Berbagai Penyakit Kronis

Hobi makan gorengan menempatkan Anda pada risiko tinggi untuk terserang penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes, dan obesitas. Memang sering tidak disadari, makan gorengan bisa meningkatkan tekanan darah, berat badan, dan menurunkan kadar kolesterol “baik” atau HDL. Kesemua hal tersebut merupakan faktor risiko terjadinya penyakit jantung. (Red/hellosehat)

Rate this item
(1 Vote)

Tentang Kami

Sejak tahun 2015 dengan Motto "Explore The Beauty Of Flores" www.florestoday.com berdiri dan berpartisipasi sebagai sarana penyebar informasi, penjalin persatuan bangsa, merawat demokrasi untuk mendukung pembangunan yang dilaksanakan  oleh pemerintah bersama seluruh warga negara.

Kemajuan dan kesejahteraan akan semakin mudah kita capai jika kerjasama diantara kita dapat terjalin dengan baik.

 

Anggota Media Online Indonesia

Kontak Info

Jl. Reklamasi No 8 Kampung Ujung, Labuan Bajo, 

Kec. Komodo, Labuan Bajo,
Manggarai Barat, NTT – Indonesia.
Telp: +6238541736,

Mobile/Whatsapp: 0811922368

Email: redaksi@florestoday.com

Photo Gallery