Terorisme Libatkan Anak Jadi Fenomena di Indonesia

Kadis PPPA Mabar dan Asisten Deputi Bidang Perlindung Anak Kementerian  PPPA/ Foto : RER-FTD/05* Kadis PPPA Mabar dan Asisten Deputi Bidang Perlindung Anak Kementerian PPPA/ Foto : RER-FTD/05*

FLORESTODAY.COM, Labuan Bajo – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bersama dinas PPPA Pemerintah Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar sosialisasi kebijakan perlindungan anak dari radikalisme dan terorisme yang berlangsung di aula Hotel Bintang Flores Labuan Bajo pada Jumat (8/11/2019).

Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memfasilitasi pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pendidik dalam menangani upaya perlindungan anak dari paparan radikalisme dan tindak pidana terorisme.

Lets Go to Komodo! Komodo! BOOK NOW!

Hasan, selaku  Asisten Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementrian PPPA, menjelaskan, Tindakan terorisme yang melibatkan anak di Indonesia menjadi fenomena memprihatinkan yang mengancam tumbuh kembang anak, baik dari sisi kehidupan masyarakat, kepribadian, pemahaman agama, serta nasionalisme.

“Masalah  perlindungan anak dilakukan secara bersama antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindunga Anak bersama Pemerintah Daerah. Kami sangat berharap,dengan adanya kebijakan tentang Perlindungan Anak dari Radikalisme dan Terorisme ini, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak setempat dapat mengkoordinasikan dengan baik bersama organisasi perangkat daerah (OPD) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM),”kata Hasan, selaku salah satu pemateri sekaligus Asisten Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementrian PPPA.

Demikian dia melanjutkan, Selain menjadi embrio lahirnya Terorisme, Radikalisme merupakan paham yang berupaya mengadakan perubahan kehidupan secara menyeluruh tanpa memperhitungkan nilai positif yang berlaku, karenanya menindalanjuti hal tersebut perlu di lakukan sosialisasi intensif terkait hal ini.

Sementara itu ,Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)  Mabar menyampaikan apresiasi kepada kemen PPPA yang telah memilih Labuan Bajo sebagai salah satu tempat pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Manggarai Barat ini daerah pariwisata super prioritas, selain super prioritas dari segi pembangunan dan pengembangan wisata, keamanan juga tentu menjadi prioritas yang perlu dijaga sehingga berdampak terhadap peningkatan pengunjung karena dari sisi keamananya terjamin.", Ungkap Kadis PPPA Mabar Melkior  Nurdin kepada florestoday.com pada Jumaat (8/11/2019).

 

Dia melanjutkan  bahwa  Wisatawan  yang  datang  berlibur ke Indonesia mau mencari  tempat-tempat yang tenang, nyaman, damai dan Labuan Bajo adalah salah satu tempatnya.

"Dengan kegiatan sosialisasi seperti ini masyarakat bisa mengenal lebih awal indikasi papar radikalisme terhadap anak. Lebih dari itu, anak-anak kita adalah penerus generasi  di Mabar tercinta, sebagai generasi penerus maka kewajiban kita sekarang menanamkan nilai-nilai pancasila sehingga dikemudian hari mereka tidak terpapar radikalisme yang menimbulkan adanya aksi terorisme", tutup Melkior.(YER-05/PAH-01)

Rate this item
(0 votes)

Tentang Kami

Sejak tahun 2015 dengan Motto "Explore The Beauty Of Flores" www.florestoday.com berdiri dan berpartisipasi sebagai sarana penyebar informasi, penjalin persatuan bangsa, merawat demokrasi untuk mendukung pembangunan yang dilaksanakan  oleh pemerintah bersama seluruh warga negara.

Kemajuan dan kesejahteraan akan semakin mudah kita capai jika kerjasama diantara kita dapat terjalin dengan baik.

 

Anggota Media Online Indonesia

Kontak Info

Jl. Reklamasi No 8 Kampung Ujung, Labuan Bajo, 

Kec. Komodo, Labuan Bajo,
Manggarai Barat, NTT – Indonesia.
Telp: +6238541736,

Mobile/Whatsapp: 0811922368

Email: redaksi@florestoday.com

Photo Gallery