KSOP Labuan Bajo Imbau Kapal Wisata Waspadai Angin Kencang 20 Knot
FLORESTODAY.COM, MABAR – Potensi angin kencang hingga 20 knot di perairan Labuan Bajo mendorong KSOP Kelas III Labuan Bajo menerbitkan maklumat pelayaran sebagai langkah antisipasi pada 9–11 Juli 2026.
Maklumat tersebut diterbitkan berdasarkan prakiraan cuaca maritim dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tenau yang memprediksi peningkatan kecepatan angin dan gelombang di kawasan pelayaran wisata.
Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, mengatakan maklumat itu bertujuan meningkatkan kewaspadaan seluruh nakhoda selama berlayar di kawasan Taman Nasional Komodo.
"Untuk peningkatan kewaspadaan saja akan peningkatan gelombang. Masih aman untuk pelayaran," terang Stephanus, dikutip Kompas.com, Rabu (8/7/2026).
Ia menjelaskan angin diperkirakan bertiup dari arah tenggara dengan tinggi gelombang kategori sedang di perairan Selat Sape bagian selatan dan Taman Nasional Komodo.
Seluruh nakhoda diminta memastikan kapal dalam kondisi laik laut serta terus memantau perkembangan cuaca sebelum maupun selama melakukan pelayaran.
Selain itu, nakhoda juga diminta tidak berlayar pada malam hari dan menghindari perairan Selat Sape bagian selatan apabila cuaca mengalami perubahan.
"Nakhoda diperintahkan untuk menjaga kelaiklautan kapal dan memantau perkembangan cuaca. Serta dilarang berlayar pada malam hari dan menghindari perairan selat Sape bagian selatan," kata dia.
Meski pelayaran wisata masih diizinkan, KSOP menegaskan persetujuan berlayar dapat ditunda sewaktu-waktu apabila hasil pemantauan menunjukkan kondisi cuaca tidak lagi aman.



