Admin

Admin

Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

FLORESTODAY.COM, MABAR –  Wings Air membuka rute penerbangan langsung yang menghubungkan Labuan Bajo dan Tambolaka mulai 23 Juli 2026 untuk memperkuat konektivitas antarpulau di Nusa Tenggara Timur.

Penerbangan baru tersebut melayani rute dari Bandar Udara Internasional Komodo, Labuan Bajo menuju Bandar Udara Lede Kalumbang, Tambolaka, Pulau Sumba, serta sebaliknya.

Kehadiran jalur udara ini diharapkan mampu memangkas waktu perjalanan masyarakat sekaligus membuka peluang baru bagi sektor ekonomi, perdagangan, investasi, dan pariwisata daerah.

Penerbangan Labuan Bajo-Tambolaka menggunakan nomor IW-1916 dengan jadwal keberangkatan pukul 16.05 WITA dan tersedia setiap Senin, Kamis, serta Sabtu.

Sementara rute Tambolaka-Labuan Bajo menggunakan nomor IW-1917 yang berangkat pukul 08.10 WITA dan melayani perjalanan setiap Selasa, Jumat, serta Minggu.

Selain menghubungkan dua destinasi wisata unggulan NTT, rute ini juga memberikan akses lanjutan menuju berbagai kota melalui jaringan Wings Air dan Lion Group.

Dari Labuan Bajo, penumpang dapat melanjutkan perjalanan menuju Kupang, Bali, Lombok, hingga daerah lainnya, sedangkan masyarakat Sumba memperoleh akses lebih mudah ke berbagai wilayah.

Corporate Communications Strategic Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan pembukaan rute ini menjadi langkah memperkuat konektivitas antardaerah di kawasan timur Indonesia.

“Rute ini memperkuat konektivitas intra Nusa Tenggara Timur sehingga hubungan antardaerah menjadi semakin erat dan membuka peluang kolaborasi ekonomi, investasi, perdagangan, serta pengembangan potensi daerah secara lebih luas,” kata Danang, dikutip Labuanvoice.com, Selasa (14/7/2026).

Menurut Danang, layanan penerbangan langsung tersebut tidak hanya mendukung perjalanan wisatawan, tetapi juga membantu mobilitas pelaku usaha, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, akademisi, dan masyarakat umum.

Dengan menggunakan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi, Wings Air berharap rute Labuan Bajo-Tambolaka dapat memperluas akses transportasi udara serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Flores-Sumba.

FLORESTODAY.COM, MABAR – Taman Nasional Komodo (TNK), Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), mencatat 200.985 kunjungan wisatawan sepanjang Januari hingga Juni 2026 dengan wisatawan mancanegara masih mendominasi.

Kepala Balai Taman Nasional Komodo (BTNK), Hendrikus Rani Siga, menyebutkan jumlah wisatawan asing mencapai 171.444 orang, sedangkan wisatawan nusantara tercatat sebanyak 29.541 orang.

"171.444 wisatawan mancanegara dan 29.541 wisatawan nusantara," kata Kepala Balai Taman Nasional Komodo (BTNK), Hendrikus Rani Siga, Selasa (14/7/2026).

Jumlah kunjungan wisatawan ke TN Komodo pada semester pertama 2026 mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 171.391 orang.

Kunjungan wisatawan tertinggi terjadi pada Juni 2026 dengan jumlah hampir 50 ribu orang, sementara angka terendah tercatat pada Januari akibat penutupan sementara kawasan TN Komodo.

Penutupan tersebut dilakukan setelah insiden tenggelamnya kapal pinisi Putri Sakinah yang menyebabkan seorang pelatih tim sepak bola putri Valencia FC meninggal dunia.

Setelah aktivitas wisata kembali dibuka, jumlah kunjungan mulai meningkat pada Februari dengan lebih dari 20 ribu wisatawan dan terus mengalami pertumbuhan hingga Juni.

Berdasarkan data BTNK, jumlah kunjungan wisatawan tercatat sebanyak 3.258 orang pada Januari, 20.793 orang pada Februari, 20.637 orang pada Maret, 47.683 orang pada April, 48.958 orang pada Mei, dan 49.656 orang pada Juni.

FLORESTODAY.COM, MABAR – Jalur penyeberangan Sape–Labuan Bajo terus diperkuat PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk menjaga konektivitas antara Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur sekaligus mendukung sektor pariwisata, distribusi logistik, serta pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia.

Pelabuhan Sape menjadi salah satu simpul transportasi laut yang berperan menghubungkan mobilitas masyarakat, arus barang, hingga wisatawan menuju Labuan Bajo dan sejumlah destinasi unggulan di Pulau Flores.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan Pelabuhan Sape memiliki fungsi strategis yang tidak hanya mendukung transportasi antarpulau, tetapi juga membuka akses menuju berbagai pusat pertumbuhan ekonomi dan kawasan wisata.

"Pelabuhan Sape memiliki peran penting sebagai penghubung masyarakat, pelaku usaha, dan wisatawan menuju berbagai pusat pertumbuhan ekonomi maupun destinasi pariwisata unggulan,” ujar Heru, dikutip Kompas.com, Senin (13/7/2026).

“Melalui layanan penyeberangan yang andal, ASDP berkomitmen menghadirkan konektivitas yang mampu mendorong pemerataan ekonomi sekaligus membuka akses terhadap potensi daerah," ujar Heru.

Labuan Bajo yang telah berkembang sebagai destinasi wisata kelas dunia turut menjadi salah satu kawasan yang memperoleh manfaat dari konektivitas tersebut melalui akses menuju Taman Nasional Komodo, Pulau Padar, Pink Beach, hingga Desa Wae Rebo.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan ASDP juga berkontribusi dalam pengembangan kawasan pariwisata super prioritas melalui pembangunan Meruorah Komodo Labuan Bajo yang memperkuat ekosistem layanan wisata.

"Sepanjang Januari hingga Mei 2026, lintasan Sape–Labuan Bajo telah melayani sebanyak 12.903 penumpang dan 6.935 kendaraan,” kata Windy.

“Angka tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan konektivitas masyarakat maupun wisatawan menuju kawasan Flores," lanjut Windy.

Selain mendukung akses menuju Labuan Bajo, Pelabuhan Sape juga menjadi jalur penting bagi aktivitas ekonomi di Bima yang ditopang sektor perdagangan, logistik, pariwisata, peternakan, dan perkebunan, dengan layanan lima lintasan strategis menggunakan empat armada, yakni KMP Cakalang, KMP Cucut, KMP Komodo, dan KMP Tongkol.

“Saat ini ASDP Cabang Sape melayani lima lintasan strategis dengan dukungan empat armada, yakni KMP Cakalang, KMP Cucut, KMP Komodo, dan KMP Tongkol,” ujarnya.

“Melalui layanan yang semakin andal, ASDP berharap dapat terus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, memperkuat distribusi logistik, serta membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi masyarakat," tutup Windy.

FLORESTODAY.COM, MAUMERE – Universitas Nusa Nipa (UNIPA) Maumere kembali meraih Akreditasi Unggul untuk sejumlah program studi pada 2026, sehingga mendapat apresiasi dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV.

Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Program Profesi Ners Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan memenuhi standar akreditasi pendidikan tinggi.

Kepala LLDIKTI Wilayah XV, Prof. Dr. Adrianus Amheka, M.Eng., menilai capaian tersebut menunjukkan komitmen UNIPA dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.

"Capaian ini diharapkan semakin memperkuat peran Universitas Nusa Nipa sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Semoga menjadi motivasi untuk terus melakukan inovasi dan peningkatan mutu secara berkelanjutan," ujar Prof. Adrianus.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta seluruh mitra yang ikut mendukung keberhasilan tersebut.

Sementara itu, Rektor Universitas Nusa Nipa, Dr. Jonas K. G. D. Gobang, mengatakan pada 2026 Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis juga berhasil memperoleh Akreditasi Unggul.

Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti sistem penjaminan mutu internal dan eksternal di UNIPA berjalan sesuai standar melalui proses akreditasi yang independen.

"Capaian ini membuktikan bahwa Universitas Nusa Nipa mampu memenuhi berbagai syarat dan kriteria sebagai perguruan tinggi yang bermutu tinggi dan kredibel," ungkapnya.

Rektor bersama civitas akademika UNIPA dan Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam proses akreditasi.

Ia menegaskan dukungan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, dan mitra menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di UNIPA.

"Dengan capaian ini, Universitas Nusa Nipa menegaskan komitmennya untuk terus berkembang melalui kualitas, integritas, dan inovasi demi memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Timur," tandasnya.

 

 

FLORESTODAY.COM, RUTENG – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat bekerja sama dengan Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng menyusun studi kelayakan pembangunan Jalan Lintas Utara sepanjang 97 kilometer melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Jumat (10/7/2026).

Kerja sama tersebut menjadi langkah awal penyusunan kajian ilmiah yang akan menjadi dasar pembangunan jalan penghubung Labuan Bajo, Boleng, Bari, hingga perbatasan Kabupaten Manggarai.

Penandatanganan PKS berlangsung di Ruang Meeting Rektor Unika Santu Paulus Ruteng sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan infrastruktur.

Rektor Unika Santu Paulus Ruteng, Dr. Agustinus Manfred Habur, Lic.Theol., menegaskan pembangunan daerah membutuhkan kajian yang dapat dipertanggungjawabkan sebelum suatu proyek dilaksanakan.

"Kerja sama ini merupakan wujud nyata komitmen bersama bahwa pembangunan daerah yang berkualitas harus didasarkan pada kajian ilmiah yang objektif, akurat, dan bertanggung jawab," kata Dr. Agustinus, dilansir Tribunflores.com, Jumat (10/7/2026).

Ia menilai perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung pemerintah melalui penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurut Agustinus, hasil studi kelayakan diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi yang menjadi dasar pembangunan jalan yang aman, efektif, berkelanjutan, sekaligus membuka akses ekonomi baru.

"Studi kelayakan ini diharapkan menjadi dasar yang kuat bagi perencanaan infrastruktur yang aman, efektif, berkelanjutan, serta mampu membuka akses bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Kepala Bappeda Manggarai Barat, Drs. Yohanes Hani, M.Pd., mengatakan studi kelayakan merupakan tahapan penting dalam memastikan setiap perencanaan pembangunan infrastruktur disusun secara komprehensif.

"Pembangunan infrastruktur dalam skala besar harus didahului dengan studi kelayakan agar seluruh perencanaannya didasarkan pada kajian yang komprehensif," katanya.

Penyusunan studi kelayakan akan melibatkan tenaga ahli Program Studi Teknik Sipil Unika Santu Paulus Ruteng dan diharapkan menghasilkan dokumen yang siap menjadi acuan pembangunan Jalan Lintas Utara sekaligus memperkuat kolaborasi perguruan tinggi dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.

 

Page 3 of 58

About Us

Since 2015 with the motto "Explore The Beauty Of Flores" www.florestoday.com stands and participates as a means of disseminating information, building unity, caring for democracy to carry out development in everything to improve life direction for all .. Read More

Member of Media Online Indonesia

Contact Info

Address: Jl. Gabriel Gampur No 8, Labuan Bajo,
Kec. Komodo, Labuan Bajo,
Manggarai Barat, NTT – Indonesia.

Mobile/Whatsapp: +628113820366
News: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Advertorial: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Social Media

 

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…