Investor Hadapi Tantangan Kelola Aset, INBISNIS Management Tawarkan Solusi
- Post by Admin
- - Jul 02, 2026
FLORESTODAY.COM, MABAR – Meningkatnya investasi properti di Labuan Bajo tidak hanya ditandai dengan pembangunan hotel dan vila, tetapi juga meningkatnya pembelian lahan oleh investor dari berbagai daerah maupun luar negeri. Sebagian besar lahan tersebut dibeli sebagai investasi jangka panjang dan belum langsung dikembangkan karena masih menunggu waktu yang tepat untuk dibangun.

Kondisi tersebut memunculkan tantangan baru bagi para pemilik aset. Jarak yang jauh membuat banyak investor kesulitan mengawasi lahannya secara rutin. Mulai dari perawatan area, kondisi pagar dan patok batas, hingga kebutuhan tenaga penjaga menjadi persoalan yang sering muncul ketika pemilik tidak berada di Labuan Bajo.
General Manager INBISNIS Group, Prima Brahmana, mengatakan persoalan tersebut menjadi salah satu kekhawatiran terbesar yang banyak disampaikan investor kepadanya, terutama mereka yang berdomisili di luar daerah maupun luar negeri.
"Banyak investor membeli tanah di Labuan Bajo sebagai aset jangka panjang, tetapi belum langsung membangunnya. Yang sering menjadi kekhawatiran adalah bagaimana kondisi lahan itu tetap terawat, batas lahannya tidak bergeser, rumput tidak tumbuh liar, hingga siapa yang bisa dipercaya untuk menjaganya ketika mereka berada di luar daerah atau bahkan di luar negeri," ujar Prima.
Menurutnya, kebutuhan tersebut tidak cukup dijawab hanya dengan menyediakan tenaga penjaga. Investor juga memerlukan sistem pengelolaan yang mampu memastikan aset mereka tetap terawat tanpa harus datang langsung ke lokasi.
"Karena itu, kami menghadirkan layanan pengelolaan aset yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing investor. Mulai dari membangun pondok penjaga, menyediakan sumber daya manusia, melakukan perawatan lahan, memperbaiki pagar atau pilar jika rusak, hingga membuat laporan berkala mengenai kondisi aset. Investor cukup menyampaikan kebutuhannya, sementara seluruh proses pengelolaannya kami tangani," katanya.
Prima menambahkan, layanan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi lahan kosong, tetapi juga dapat diterapkan pada aset yang sudah beroperasi seperti vila maupun hotel.

"Kalau investor sudah memiliki vila atau hotel, kami juga dapat membantu pengelolaannya, mulai dari perawatan bangunan, penyediaan tenaga kerja, hingga operasional sesuai kebutuhan. Prinsipnya, kami ingin membantu pemilik aset agar tidak lagi direpotkan dengan urusan pengelolaan sehari-hari, sehingga mereka bisa lebih fokus pada rencana pengembangan investasinya," jelasnya.
Seiring terus berkembangnya investasi properti di Labuan Bajo, kebutuhan terhadap pengelolaan aset secara profesional diperkirakan akan semakin meningkat. Kehadiran layanan seperti yang dikembangkan INBISNIS Management menjadi salah satu alternatif bagi investor yang ingin memastikan asetnya tetap terawat, aman, dan memiliki nilai yang terus berkembang meski mereka tidak berada di lokasi.
Latest from Admin
- HUT Bhayangkara, Polres Mabar Perkuat Pemberantasan Judi Online
- Perlindungan Hukum Tenaga Medis dari Intimidasi: Belajar dari Kasus yang Menjadi Perhatian Publik
- Konektivitas Baru Bali-NTB-NTT, Pariwisata Timur Indonesia Bersiap Melompat
- Uang Korban Dikembalikan, Kasus Penipuan di Labuan Bajo Berakhir Damai
- Investor Berburu Lahan Strategis, Harga Masih Tumbuh Meski Pasar Properti Melambat



