Baca juga : Tanah Dijual! Long Beach Seraya Labuan Bajo
Kepala Stasiun Meteorologi Komodo, Maria Cristin Seran, mengungkapkan bahwa peringatan ini dikeluarkan berdasarkan informasi dari BMKG Provinsi NTT mengenai peningkatan kewaspadaan akan cuaca ekstrem di wilayah NTT selama periode 6-11 Februari 2025.
“Penyebabnya antara lain adalah aktifnya monsun Asia dan adanya daerah tekanan rendah di sekitar Chamberlin Australia selatan, yang juga terpengaruh oleh daerah equatorial Rossby serta MJO yang ada di fase III, Ini menyebabkan peningkatan curah hujan yang signifikan,” jelas Maria, Jumat (7/2).
Maria menambahkan bahwa potensi banjir pesisir atau ROB ini akan berbeda di setiap wilayah, tetapi secara umum dapat berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir. Hal ini juga berpengaruh pada permukiman pesisir, tambak garam, dan sektor perikanan darat.
Baca juga : Dijual! Tanah Kavling Long Beach Sumba
BMKG menghimbau masyarakat yang tinggal di daerah pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama karena dalam dua hari kedepan, sejumlah wilayah di Manggarai Barat diperkirakan akan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat, disertai angin kencang.
“Beberapa dampak yang mungkin terjadi antara lain bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor,” pungkasnya. (Jellu)