Baca juga : Tanah Dijual! The Peninsula Labuan Bajo
Fr. Venansius Vensinyo, selaku ketua pelaksana, mengatakan bahwa persiapan testing masuk Seminari sudah dilakukan sejak bulan Desember tahun 2024.
“Sejak Desember 2024 kami sudah menyebarkan formulir pendaftaran ke paroki-paroki untuk kemudian melalui bantuan pastor paroki dapat menyebarluaskan informasi ke umat. Formulir tersebut kami sebarkan ke sekolah-sekolah juga,” jelas Fr. Venansius pada Selasa (11/2/2025).
Ia menambahkan, untuk tahun ini tempat testing ada delapan titik, yakni Labuan Bajo, Wae Nakeng, Pacar, Ruteng, Reo, Watu Nggong, Borong, dan Golo Welu.
Penyelenggaraan testing tahun ini diadakan selama tiga hari, dari tanggal 11 Februari hingga 13 Februari 2025.
“Di Labuan Bajo, tahun ini 22 orang yang ikut tes. 12 orang untuk Kelas Persiapan Bawah (KPB), 2 orang untuk Kelas Persiapan Atas (KPA), dan 8 orang calon siswa kelas X untuk putri,” ungkap Fr. Venansius.
Baca juga : Dijual! Tanah Kavling Long Beach Sumba
Hari pertama, Selasa (11/2/2025), diadakan pendaftaran ulang peserta testing, wawancara, dan tes Mata Pelajaran Agama dan Bahasa Indonesia.
Hari kedua dan ketiga, dilanjutkan dengan tes mata pelajaran Matematika, Bahasa Inggris, dan kegiatan khusus dari pihak Seminari.
Untuk pengumuman hasil testing akan diadakan pada bulan April mendatang. Setiap peserta yang lulus akan mendapatkan surat panggilan dari SMAK Seminari St. Yohanes Paulus II Labuan Bajo.
“Bulan April kita sudah mengetahui hasil testingnya. Penilaiannya berdasarkan nilai hasil tes dan wawancara,” jelas Fr. Venansius. (Apek)